Sabtu, 04 Mei 2013

Fenomena akun @Bukan1TJ. Analisis ringan



Assalamu’alaikum.
Ditengah kesibukan dengan skripsi yang mumet., rehat sebentar sekaligus mengeluarkan apa yang ada di pikiran melalui blog ini.

Dalam tulisan ini, aku mencoba menganalisis akun @Bukan1TJ, sebuah akun twitter (pasti pada main twitter), yang baru muncul beberapa hari ini. Cukup menarik untuk dibahas, bukan siapa dibalik akun ini, tetapi ada beberapa yang menarik yang aku temukan terkait dengan akun ini dan sepak terjangnya di twitter.

Pertama. Pertanyaannya mengapa namanya @Bukan1TJ? Pada awal kemunculannya sih bernama @BukanITJ (huruf i), ternyata di-suspended oleh twitter mungkin karena banyak banyak yang report as spam, hehehe, lalu beberapa jam kemudian  muncul lagi @Bukan1TJ (angka satu). Pikir aku, ni adminnya niat amat berarti hehehe. Kalau tidak ada sesuatu dibelakangnya, ga mungkin “seniat” ini. Ada apa hayo? J

ITJ, bagi pengguna sosial media sudah paham lah, kependekan dari #IndonesiaTanpaJIL, sebuah gerakan dakwah kreatif, yang mempunyai tujuan untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat tentang bahaya Jaringan Islam Liberal dan menyuarakan Islam yang bener2 sesuai dengan Al Qur’an dan Hadits. Gerakan ITJ yang muncul pertama di twitter pada Februari 2012 saat ini sudah bergerak di puluhan kota besar di Indonesia dan melakukan aksi2 dakwah beragam. Lalu mengapa pada Mei 2013, setahun setelah muncul ITJ, muncul akun @Bukan1TJ?

Jumat, 26 April 2013

Aku, Uje dan #IndonesiaTanpaJIL


“Cukuplah kematian  sebagai pemberi nasihat dan pelajaran” – Amr bin Yasir RA

Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh

 Tulisanku ini diperuntukkan untuk diriku, untuk sahabat-sahabatku, khususnya sahabatku di #IndonesiaTanpaJIL. Dan terlebih pula teriring doa untuk Ustadz Jefry Al Buchori Allahuyarham yang wafat pada hari Jum’at, 26 April 2013, di sepertiga malam terakhir.

Pagi hari, pukul 06.00, ketika ku buka hapeku, ada 6 pesan yang masuk dengan isi berita yang sama, yaitu berita wafatnya Ust. Jefry Al Buchori (Uje), pukul 02.00 dikarenakan kecelakaan kendaraan bermotor. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Pikiranku pun langsung berkelebat, mengingat-ingat beliau, walaupun aku belum pernah bertemu, namun ada sesuatu yang harus aku tuangkan dalam tulisan ini. Untuk diriku, untuk mu dan untuk kita semua.

Ketika mendengar berita kematian beliau akibat kecelakaan saat mengendarai motor, aku teringat kisahku 17 Februari tahun lalu. Aku mengalami pengalaman serupa yaitu kecelakan berkendara di Yogyakarta. Waktu itu, aku baru saja pulang dari sebuah sekolah di Bantul. Ketika melewati jalan besar, ada pengendara yang ingin memotong jalan masuk ke lajur kanan. Kupikir dia akan berhenti, ternyata dia tetep masuk mengambil jalur kendaraanku dan tabrakan pun tak dapat dihindari. Alhasil, kaki kiriku robek, kepalaku terbentur keras di aspal dan Alhamdulillah aku masih mengenakan helm walau helmku retak di bagian belakang. Saat itu, berulang aku beristighfar dan bertakbir, aku masih sadar dan dapat berdiri sambil dibantu oleh masyarakat sekitar dan segera dibawa ke rumah sakit. Aku pun mendapatkan “oleh-oleh” 7 jahitan dilutut kiri.

Kamis, 09 Agustus 2012

Jawaban atas Blog Dian Paramita (Bagian 1)


Assalamu’alaikum warrahamatullahi wabarakatuh

Alhamdulillah, akhirnya blog ini update juga hehehe. Untuk materi blog ini, saya akan menjawab sebuah tulisan oleh Dian paramita disini

Mengapa saya perlu menjawab tulisan dia? Ada dua alasan:
1.      Dengan dalil Al Qur’an Surat Al Hujuraat ayat 6 yang berisi barang siapa yang mendengar berita dari kaum fasik maka periksalah dengan teliti.
“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.”
(QS Al Hujuraat : 6)
2.      Pertanggungjawaban intelektualitas saya ketika membawakan materi tentang Anatomi JIL di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGM, pada hari Jum’at, 8 Juni 2012. Karena ini diadakan di wadah resmi dan menjunjung tinggi intelektualitas dan almamater saya, maka dirasa perlu dan wajib untuk melakukan  jawaban dan klarifikasi atas tulisan dari saudara Dian Paramita itu.

Kamis, 26 Juli 2012

Apakah amalanku termasuk bid'ah?


Setiap muslim berpedoman kepada Al Qur'an dan Al hadits dalam hidup di dunia, dan memang fungsi manusia diciptakan adalah untuk beribadah kepada Allah سبحانه وتعال (Al Dzariyat ayat 56). Perlu kita ketahui, dalam ushul fiqh, dikenal aturan bahwa semua ibadah itu pada dasarnya adalah haram, kecuali ada dalil sahih yang memerintahkannya. Begitu pula dengan masalah muamalah pada dasarnya adalah mubah, kecuali ada dalil yang mengharamkannya. Inilah pedoman kita dalam beribadah dan bermuamalah.

Lalu, setiap hari sering kita mendengar tentang bid'ah. Apa sih bid'ah? Apakah amalanku termasuk bid'ah? yuk kita bahas. Bismillah.

عَنْ أُمِّ المُؤْمِنِيْنَ أُمِّ عَبْدِ اللهِ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَحْدَثَ فِي أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ فِيهِ فَهُوَ رَدٌّ رواه البخاري ومسلم وفي رواية لمسلم [ مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْه ِأَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ ]
Dari Ibunda kaum mukminin, Ummu Abdillah Aisyah –semoga Allah meridhainya- beliau berkata: Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda : Barangsiapa yang mengada-adakan sesuatu hal yang baru dalam perkara kami ini yang tidak ada (perintahnya dari kami) maka tertolak (H.R alBukhari dan Muslim). Dalam riwayat Muslim: Barangsiapa yang beramal dengan suatu amalan yang tidak ada perintah kami, maka tertolak.

Kamis, 17 Mei 2012

Ladang Dakwah

16 Mei 2012

Td malam, jam 8, dapat BM dr kawan di Samarinda "Tggl 27 kita msuk Muharram. Barang siapa puasa 2 hari d awal muharram seakan ibadah 2 thn"

Lanjutanya "barangsiapa mengingatkan orang lain maka seaka2 beribadah 80 tahun". Begitu isi BM-nya.

Langsung gue bales "Cuy, bulan Muharram itu udah 6 bulan yg lalu" die jawab "gue cuma nerusin broadcast doank"

Yang menjadi persoalannya adalah "koq dia ga tahu bulan Muharram dah lewat?" Apakah hanya sekedar nerusin broadcast?

Sedih rasanya, kawan sendiri tidak tahu penanggalam hijriyah. Penanggalan yg digunakan umat Islam atas usulan Umar ibn Khattab RA.

Kita sendiri, tahunya bulan2 hijriyah itu cuma Ramadhan (bulan puasa) sama Syawal (idul fitri). Sisanya? Mungkin kita ga pada hafal.

Senin, 14 Mei 2012

Sekilas Kisah Imam #Syafii

Diposkan di twittter: 14 Mei 2012

1.Suatu hari Ishaq bin Rahawai, Ahmad bin Hanbal dan Yahya bin Ma'in dlm sebuah musim haji datang ke sebuah pengajian para syeikh.

2.Mereka heran dgn pengajian,yang pesertanya dari berbagai kalangan, muda dan tua. Tetapi yang mengisi kajian masih begitu muda.  

3.Ternyata yg mengisi kajian tersebut adalah Muhammad bin Idris., yg kemudian kita kenal dgn Imam Syafi'i.

4.Imam Yahya bin Ma'in kemudian ingin menguji , dgn tujuan mengetahui, apakah perkataannya layak didengar atau tidak.

5.Imam Yahya menguji dgn sebuah hadits dari Rasulullah صلى الله عليه وسلم yaitu "biarkanlah burung dalam sangkarnya".  

6.Menurut Imam Ahmad, tafsir hadits "biarkan burung dalam sarangnya" adalah malam hari. Lalu mereka pun bertanya pada


Sabtu, 07 April 2012

Ghibah yang Dibolehkan

Ghibah adalah salah satu perbuatan yang tercela dan memiliki dampak negatif yang cukup besar. Ghibah dapat mencerai-beraikan ikatan kasih sayang dan ukhuwah sesama manusia. Seseorang yang berbuat ghibah berarti dia telah menebarkan kedengkian dan kejahatan dalam masyarakat. Walaupun telah jelas besarnya bahaya ghibah, tapi masih banyak saja orang yang melakukannya dan menganggap remeh bahaya ghibah (mengum-pat/menggunjing).

Akan tetapi ternyata ada beberapa hal yang mengakibatkan seseorang diperbolehkan untuk mengumpat/menggunjing. Namun sebelum mengetahui kriteria masalah apa saja yang membolehkan seseorang untuk melakukan ghibah, ada baiknya kita mengetahui dahulu apa itu ghibah.

Definisi Ghibah

Definisi ghibah dapat kita lihat dalam hadits Rasulullah e berikut ini:
"Ghibah ialah engkau menceritakan saudaramu tentang sesuatu yang ia benci." Si penanya kembali bertanya, "Wahai Rasulullah, bagaimanakah pendapatmu bila apa yang diceritakan itu benar ada padanya ?" Rasulullah e menjawab, "kalau memang benar ada padanya, itu ghibah namanya. Jika tidak benar, berarti engkau telah berbuat buhtan (mengada-ada)." (HR. Muslim, Tirmidzi, Abu Dawud, dan Ahmad).

Berdasarkan hadits di atas telah jelas bahwa definisi ghibah yaitu menceritakan tentang diri saudara kita sesuatu yang ia benci meskipun hal itu benar. Ini berarti kita menceritakan dan menyebarluaskan keburukan dan aib saudara kita kepada orang lain. Allah sangat membenci perbuatan ini dan mengibaratkan pelaku ghibah seperti seseorang yang memakan bangkai saudaranya sendiri. Allah I berfirman:

" Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang diantara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang." (QS. Al-Hujurat: 12)
Bentuk-bentuk Ghibah yang Diperbolehkan.
Imam Nawawi dalam kitab Syarah Shahih Muslim dan Riyadhu As-Shalihin, menyatakan bahwa ghibah hanya diperbolehkan untuk tujuan syara' yaitu yang disebabkan oleh enam hal, yaitu:

1. Orang yang mazhlum (teraniaya) boleh menceritakan dan mengadukan kezaliman orang yang menzhaliminya kepada seorang penguasa atau hakim atau kepada orang yang berwenang memutuskan suatu perkara dalam rangka menuntut haknya.
Hal ini dijelaskan dalam Al-Qur'an surat An-Nisa ayat 148:

"Allah tidak menyukai ucapan buruk (yang diucapkan) dengan terus terang kecuali oleh orang yang dianiaya. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (QS. An-Nisa' : 148).

Ayat ini menjelaskan bahwa orang yang teraniaya boleh menceritakan keburukan perbuatan orang yang menzhaliminya kepada khalayak ramai. Bahkan jika ia menceritakannya kepada seseorang yang mempunyai kekuasaan, kekuatan, dan wewenang untuk menegakkan amar ma'ruf nahi munkar, seperti seorang pemimpin atau hakim, dengan tujuan mengharapkan bantuan atau keadilan, maka sudah jelas boleh hukumnya.

Tetapi walaupun kita boleh mengghibah orang yang menzhalimi kita, pemberian maaf atau menyembunyikan suatu keburukan adalah lebih baik. Hal ini ditegaskan pada ayat berikutnya, yaitu Surat An-Nisa ayat 149:

"Jika kamu menyatakan kebaikan atau menyembunyikan atau memaafkan sesuatu kesalahan (orang lain), maka sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Kuasa." (QS. An-Nisa: 149)

2. Meminta bantuan untuk menyingkirkan kemungkaran dan agar orang yang berbuat maksiat kembali ke jalan yang benar.
Pembolehan ini dalam rangka isti'anah (minta tolong) untuk mencegah kemungkaran dan mengembalikan orang yang bermaksiat ke jalan yang hak. Selain itu ini juga merupakan kewajiban manusia untuk ber-amar ma'ruf nahi munkar. Setiap muslim harus saling bahu membahu menegakkan kebenaran dan meluruskan jalan orang-orang yang menyimpang dari hukum-hukum Allah, hingga nyata garis perbedaan antara yang haq dan yang bathil.

3. Istifta' (meminta fatwa) akan sesuatu hal.
Walaupun kita diperbolehkan menceritakan keburukan seseorang untuk meminta fatwa, untuk lebih berhati-hati, ada baiknya kita hanya menyebutkan keburukan orang lain sesuai yang ingin kita adukan, tidak lebih.

4. Memperingatkan kaum muslimin dari beberapa kejahatan seperti:

a. Apabila ada perawi, saksi, atau pengarang yang cacat sifat atau kelakuannya, menurut ijma' ulama kita boleh bahkan wajib memberitahukannya kepada kaum muslimin. Hal ini dilakukan untuk memelihara kebersihan syariat. Ghibah dengan tujuan seperti ini jelas diperbolehkan, bahkan diwajibkan untuk menjaga kesucian hadits. Apalagi hadits merupakan sumber hukum kedua bagi kaum muslimin setelah Al-Qur'an.

b. Apabila kita melihat seseorang membeli barang yang cacat atau membeli budak (untuk masa sekarang bisa dianalogikan dengan mencari seorang pembantu rumah tangga) yang pencuri, peminum, dan sejenisnya, sedangkan si pembelinya tidak mengetahui. Ini dilakukan untuk memberi nasihat atau mencegah kejahatan terhadap saudara kita, bukan untuk menyakiti salah satu pihak.

c. Apabila kita melihat seorang penuntut ilmu agama belajar kepada seseorang yang fasik atau ahli bid'ah dan kita khawatir terhadap bahaya yang akan menimpanya. Maka kita wajib menasehati dengan cara menjelaskan sifat dan keadaan guru tersebut dengan tujuan untuk kebaikan semata.

5. Menceritakan kepada khalayak tentang seseorang yang berbuat fasik atau bid'ah seperti, minum-minuman keras, menyita harta orang secara paksa, memungut pajak liar atau perkara-perkara bathil lainnya.
Ketika menceritakan keburukan itu kita tidak boleh menambah-nambahinya dan sepanjang niat kita dalam melakukan hal itu hanya untuk kebaikan.

6. Bila seseorang telah dikenal dengan julukan si pincang, si pendek, si bisu, si buta, atau sebagainya, maka kita boleh memanggilnya dengan julukan di atas agar orang lain langsung mengerti.

Tetapi jika tujuannya untuk menghina, maka haram hukumnya. Jika ia mempunyai nama lain yang lebih baik, maka lebih baik memanggilnya dengan nama lain tersebut.Wallahu a'lam bishshawab

Ummu Ziyad, S.S
Sumber:
Ibnu Taimiyah, Imam Syuyuthi, Imam Syaukani,, Maktabah Al-Manar, Yordania.

Selasa, 21 Februari 2012

Muslim Pluralis ????

Tuit dari @aspin4565

Mas @ulil Masak Muslim Pluralis ngetuit ginian ---> klik disini

Muslim Pluralis, mengatakan Al Qur'an ga paham perkembangan zaman ~> klik disini

Mas @ulil, ada Muslim Pluralis yang memainkan arti surat Al Ikhlas ayat 1 ~> klik disini

Mas @ulil, Muslim Pluralis mengatakan bahwa siapapun bisa menjadi Nabi ~> klik disini

Kamis, 05 Januari 2012

Kita ini Maunya Apa?

Kita ini maunya apa sih?

Dikasih pemimpin yang gila harta, minta yang sederhana
Dikasih pemimpin yang sederhana, dibilang pencitraan.

Serba Salah :D

teringat akan kisah pada zaman Khalifah Ali bin Abi Thalib RA. suatu hari, beliau ditanya oleh seorang, mengapa pemerintahan beliau tidak sama seperti jamannya Abu Bakar, Umar dan Usman. Pada jaman Ali, fitnah begitu besar, sehingga menimbulkan perang saudara (perang Shiffin dan Jamal). Masyarakat juga ada yang tidak percaya dengan kepemimpinan Ali.

Ali RA pun menjawab "Pada jaman Abu Bakar hingga Usman, masyarakat yang ada itu seperti Saya (Ali), sedangkan pada jaman saya, masyarakatnya seperti kamu"

Sebuah jawaban yang sangat tepat dan memberikan kritik untuk sang penanya.

Saya renungkan jawaban dari Ali bin Abi Thalib ini, tersirat bahwa sebenarnya pemimpin itu tergantung sebagaimana masyarakat yang ada di dalamnya. Bukankah pemimpim itu berasal dan lahir dari komunitas yang bernama masyarakat?

Lalu, mengapa sampai sekarang kita (khususnya Indonesia) belum menemukan sosok pemimpin yang ideal? kembali ke kisah Ali tersebut, jangan-jangan yang bermasalah bukan pada pemimpinnya, tetapi pada kitanya selaku masyarakat.

Kita belum siap melahirkan pemimpin dan dipimpin oleh seorang pemimpin yang terbaik, setiap pemimpin yang muncul, yang kita pikirkan bukan mendukung kinerjanya, tetapi malah sibuk mencari celah untuk menjatuhkannya. Memberikan kritik namun melupakan untuk memberi solusi yang konkrit. Sehingga, sudah berkali-kali Indonesia berganti pemimpin, tetapi belum menemukan sosok yang ideal.

Sebaiknya kita berkaca dulu kepada diri kita, apakah kita sudah siap memiliki pemimpin yang baik? pemimpin yang adil dan bijaksana?

jawaban itu, ada ditangan kita masing-masing.

Minggu, 01 Januari 2012

Bantahan "Nabi Muhammad adalah Nabi Liberal"

Berikut adalah kultuit yang disampaikan oleh @bayuprioko berisi bantahan terhadap pernyataan @ulil Abshar Abdalla terkait Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi yang liberal.

Mungkin agak sama & pernah baca, tapi jazakallah utk yg mau nyundul, sy mau komen lg tentng ulil yg bilang Nabi Muhammad Liberal

#salaharah RT @ulil: Bagi saya, figur Nabi Muhammad adalah figur yg liberal, humanis, rasional, dan bertindak secara kontekstual.

#salaharah RT @ulil: Role-model saya adalah Nabi Muhammad. Beliaulah yg mengilhami saya untuk berpikir liberal

#salaharah RT @ulil: Bagi saya, Nabi Muhammad adalah rasul dan nabi terakhir. kita hanya cukup meneladani. Beliau adalah Nabi yg liberal!

1.@ulil kembali bermain bola panas terhadap ide dan komentar serta taduhan berbalut fitnah

2. Setelah sukses menuduh Partai Islam juga liberal, yg diamini aktifis, kini dia menuduh Nabi Muhammad juga Liberal

Minggu, 25 Desember 2011

NASIHAT BAGI PEMUDA MUSLIM DAN PENUNTUT ILMU

Oleh
Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani

Pertama-tama aku menasihatimu dan diriku agar bertakwa kepada Allah Jalla Jalaluhu, kemudian apa saja yang menjadi bagian/cabang dari ketakwaan kepada Allah Tabaarakan wa Ta'ala seperti :

[1]. Hendaklah kamu menuntut ilmu semata-mata hanya karena ikhlas kepada Allah Jalla Jalaluhu, dengan tidak menginginkan dibalik itu balasan dan ucapan terima kasih. Tidak pula menginginkan agar menjadi pemimpin di majelis-majelis ilmu. Tujuan menuntut ilmu hanyalah untuk mencapai derajat yang Allah Jalla Jalaluhu telah khususkan bagi para ulama. Dalam firmanNya.

"Artinya : ... Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat ...?" [Al-Mujaadilah : 11]

[2]. Menjauhi perkara-perkara yang dapat menggelincirkanmu, yang sebagian " Thalibul Ilmi" (para penuntut ilmu) telah terperosok dan terjatuh padanya.

Diantara perkara-perkara itu :

[a] Mereka amat cepat terkuasai oleh sifat ujub (kagum pada diri sendiri) dan terpedaya, sehingga ingin menaiki kepala mereka sendiri.

[b] Mengeluarkan fatwa untuk dirinya dan untuk orang lain sesuai dengan apa yang tampak menurut pandangannya, tanpa meminta bantuan (dari pendapat-pendapat) para ulama Salaf pendahulu ummat ini, yang telah meninggalkan "harta warisan" berupa ilmu yang menerangi dan menyinari dunia keilmuan Islam. (Dengan warisan) itu jika dijadikan sebagai alat bantu dalam upaya penyelesaian berbagai musibah/bencana yang bertumpuk sepanjang perjalanan zaman. Sebagai mana kita telah ikut menjalani/merasakannya, dimana sepanjang zaman itu dalam kondisi yang sangat gelap gulita.

Minggu, 18 Desember 2011

Bukan Sekedar Pembelaan

Bukan Sekedar Pembelaan, ini judul yang sengaja saya pilih, ditulis dengan campuran segala emosi mulai dari marah, sedih, gembira, miris dan lain2. karena isi dari tulisan ini nantinya bukan sekedar pembelaan tetapi berusaha membuka mata kita untuk melihat lebih jernih dalam memahami sebuah persoalan. kalau ada nama-nama yang saya catut dalam tulisan ini, saya minta ijin sebelumnya, dan memang saya ingin membuka selebar-lebarnya permasalahan ini. Cerita ini sudah agak lama, dan saya pun malas untuk mengungkapkannya lagi...tetapi, masih ada saja orang yang suka membuka luka lama, entah maksudnya apa..yang jelas., nikmati saja tulisan saya ini..





26 November 2011, sore hari, kabar duka muncul di negeri Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, jembatan yang berdiri di atas Sungai Mahakam, menghubungkan Samarinda-Tenggarong dan Tenggarong Seberang menjadi nadi daerah itu rubuh hanya dalam waktu 30 detik. Jembatan yg harusnya bisa bertahan lebih dari 50 tahun, ternyata hanya sangguo bertahan kurang dari 10 tahun saja. menyedihkan.

Tentu saja, musibah tersebut menimbulkan korban jiwa, karena di sore itu, kendaraan yang melewati jalan itu sangatlah padat, ditambah pula jembatan itu memang sedang diperbaiki, sehingga kekuatan untuk menopang sekian banyak kendaraan berkurang dan mengakibatkan ambruk.

Saya yang pada saat kejadian itu berada di Jogja, mengetahui hanya melalui sosial media yaitu twitter (@aspin4565), sontak kaget, Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. lalu mulai mencari berita ke kawan-kawan, keluarga di Samarinda, dan media berita online. ALhamdulillah tidak ada dari keluarga saya yang menjadi korban. tetapi dari berbagai berita, ada puluhan yang terluka, dan puluhan pula orang yang belum diketahui kabarnya, entah tenggelam/menghilang. bener2 sebuah musibah besar di tanah Borneo. :(

Sabtu, 17 Desember 2011

Sabtu, 19 November 2011

Dua Kisah

Kultuit ini dipostkan pada tanggal 17 Oktober 2011
oleh @aspin4565


Eh..ini bukan kultuit tapi lagi cerita sebelum tidur.., ada dua cerita sih..,ga usah pake hastag ya dan ga usah pake nomor :))

Suatu hari.., Umar RA didatangi seseorang yang sedang memuji kawannya sebagai orang baik.

Umar RA lalu bertanya "apkh kau prnh memiliki hubungan dagang/hutang piutang dengannya,sehingga kau mengetahui amanah dan kejujurannya?

"Belum" jwb lelaki itu. Umar RA brtny lg "Prnhkah kau berselisih perkara dan bertengkar hebat dengannya?" "Hmm..jg blm" jwb lelaki itu.

"Pernahkah kau" tanya Umar RA lg "Bepergian dgnnya slm 10 hari sehingga habis kesabarannya untuk berpura2 lalu kau mengenali watak aslinya?

Selasa, 25 Oktober 2011

Saya Cuma Pengen Nonton Bola

Sudah muak juga rasanya melihat kisruh PSSI sekarang ini.

Dimulai dengan adanya Liga tandingan yaitu Liga Primer Indonesia bulan Januari 2011 kemarin yang bisa dibilang ilegal oleh PSSI dan akhirnya putus di tengah2 kompetisi...

Belum lagi dengan kisruhnya kongres PSSI saat pemilihan ketua umum (lupa bulannya) karena berbagai kepentingan, dan akhirnya terpilih juga Djohar Arifin untuk memimpin organisasi sepakbola Indonesia ini...

Senin, 24 Oktober 2011

Berkenalan Dengan Dunia Sosial Media (1)

"ASL PLS", "isi Testimoni gue donk", "alamat YM lw apaan", "add friend eFBe aku ya", "bales donk mentionnya"

kalimat-kalimat di atas sudah akrab banget di telinga saya, dimulai dari awal 2004an. bisa dibilang saya ini termasuk orang yang "telat" dalam melek yang namanya dunia tekhnologi informasi.

waktu SD, tahunya media informasi itu cuma dua, kalo ga tipi ya koran. kenal yang namanya komputer pertama kali itu waktu kelas 5 SD (97an), karena ada praktek mengetik di sekolah. waktu itu jamannya OS masih pake DOS, kalo mau ngetik pake wordstar, menurut saya komputer itu sudah barang paling canggih yang saya kenal.

Senin, 19 September 2011

Kultuit #bahayaJIL

ditulis oleh @frans_surya pada 17 September 2011

1. Sebagaimana kt ketahui, Partai Komunis Indonesia (PKI) punya ideologi yg kuat & pengkaderan yg kuat. #bahayaJIL

2. Tahun 1960-an adl tahun2 kejayaan PKI. Ideologi komunis merebak keseluruh penjuru dunia, terutama asia. #bahayaJIL

3. PKI di Indonesia punya cita2 merubah dasar negara menjadi NASAKOM (Nasionalis Agama & Komunis). #bahayaJIL

Minggu, 18 September 2011

Kultuit Abdullah ibn Ummi Maktum RA

Kultuit Abdullah ibn Ummi Maktum
diposkan oleh @aspin4565
Bandara Juanda, 20 Agustus 2011, pukul 04.00 WIB

Menunggu penerbangan Surabaya-Balikpapan, kita cerita2 dulu ya tentang Abdullah ibnu Ummi Maktum yuk, hashtagnya #abasa

Siapa sih Abdullah ibnu Ummi Maktum? Yuk kita kenalan dengan salah satu sahabat terbaik Rasulullah صلى الله عليه وسلم #abasa

Suatu hari,pada majelisnya, Rasulullah berkata "Selamat datang duhai orang yg krnnya aku ditegur oleh Rabbku" #abasa

Kultuit Hushain bin Salam

Kultuit tentang Hushain bin Salam
diposkan oleh @aspin4565 pada tanggal 23 Agustus 2011, pukul 05.00 WITA.

Kl kmrn kita cerita tentang Abdullah bin Ummi Maktum RA, skrg kita cerita tentang sahabat Rasulullah SAW, Abdullah bin Salam RA. #hushain

Namanya #hushain, yg bermakna si Kuda Kecil, lengkapnya Hushain bin Salam, seorang Rabi muda di Yasthrib.

Nasab yg mulia, kecerdasan dan ketekunan, membuat dia begitu mulia sebagai seorang Rabi, melebihi rabi2 yg jauh lebih tua usianya. #hushain

Lembar Taurat yg dia tekuni, membuat dia paham mengapa bangsanya menguni Yasthrib dari beberapa generasi yg lalu. #hushain

lama ga nulis

Assalamu'alaikum....
heuheuheu, akhirnya kebuka juga ni blog., dah sekian lama ga pernah dibuka, buat gaya-gayaan doang sih punya blog, akhirnya terbengkalai...

awalnya bikin blog sih iseng doang, biar dikira ga gaptek, awal-awal sih rajin nulis, walaupun kebanyakan sampah. ditambah lagi dengan kehadiran twitter (micro blogging), jadi segala macam pemikiran yang ada di kepala tersalur deh, walaupun hanya 140 karakter huruf.

tapi setelah dipikir2, kayaknya 140 karakter ga cukup deh buat ngelepasin apa yang ada di pikiran.., pengen sesuatu yang lebih..akhirnya..blog ini aktif lagi., semoga bisa rajin nulis hehehehehe

yak..demikian sekilas info...

#salam1jari
@aspin4565